24 Juli 2008
Investasi Dalam Diri Orang Lain
Ditulis oleh girlie dan telah dikomentari sebanyak 0 buahInvestasi Dalam Diri Orang Lain
Tuhan menghendaki kita agar senantiasa dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi orang-orang di sekeliling kita. Bahkan Ia ingin kita dapat melayani sesama jauh lebih banyak dari yang dituntut mereka.
Melayani lebih banyak bukan berarti kita harus mengorbankan diri kita sendiri tapi bisa menyandingkan logika dan perasaan, menyelaraskan kepentingan orang lain dan diri kita pribadi.
Aku ga tau, apakah ini termasuk judul diatas atw malah pengorbanan. Dua hari yg lalu, Sri, karyawan sebuah perusahaan, ga mencantumkan jumlah biaya pemakaian internet dalam pengajuan pembayaran biaya telpon kekantor pusat di Jakarta. Sri mengira, pemakaian internetnya dah termasuk di pemakaian telpon (maklum, baru pasang). Dia abis dimarahin ama SPV nya Pak Charles.
Ga mungkin dong kita ajukan lagi, bisa-bisa kita dibilang nipu, buat biaya fiktif katanya.
Sri diem aja.
Ga tau berawal darimana tapi kita dah nyampe diujung, aku mau bantuin dia bayar biaya tadi dgn perjanjian dia bakal balikin duitku setelah pengajuan dibulan depan. Gimana caranya dia yah?? ( Moga aja bisa dan duitku bisa kembali kehabitatnya, dompetku tersayang). Aku bingung dan bertanya dalam hati, Kenapa aku mesti bantuin Sri?, pdhl kita biasa aja pertemanannya, kenal biasa aja gitu tapi aku percaya, kesian Sri.
Kalo diantara yg baca ada yg tau, tolong kasih tau yah. Thx.Puji Tuhan, Sri dah bisa bernafas lega, walaupun hanya sementara. Paling ga, dia punya waktulah untuk bisa memecahkan masalahnya lebih baik lagi. Moga!
Mudah2an dengan kejadian ini, aku, kamu dan sapa ajah, bisa mengerti arti seorang temen dan tetaplah berinvestasi lebih.
Pada prinsipnya, Kita akan menuai apa yang kita tanam. Itu pasti!!

Subcribe RSS of this blog